Kopo, Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat
, IN 40393
Hotline:
0813 2242 2825
info@sunnahaqiqah.com
support@sunnahaqiqah.com

5 Persamaan dan Perbedaan Qurban dan Aqiqah

5 Persamaan dan Perbedaan Qurban dan Aqiqah

Qurban maupun aqiqah merupakan implementasi ketaatan dan ketakwaan seorang hamba dalam menjalani syariah Islam. Qurban adalah menyembelih hewan yang dilakukan mulai tanggal 10 Dzulhijah setelah salat Iduladha, dan masih boleh melakukannya di tanggal 11 sampai 13 Dzulhijah.

Qurban boleh diniatkan atas nama sendiri, orang lain, atau pun untuk orang yang sudah meninggal. Jika ber-qurban kambing dan domba, maka hanya diperbolehkan untuk satu orang. Sedangkan untuk sapi dan unta boleh dilakukan secara berpatungan. Setelah pemotongan, pequrban mendapat sepertiga bagian daging, dan dua pertiganya dibagikan kepada yang berhak menerimanya.

Aqiqah adalah ibadah yang dilakukan sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt atas kelahiran buah hati. Aktivitas aqiqah adalah memotong hewan. Hewan yang disembelih biasanya kambing atau domba. Afdolnya, aqiqah dilakukan pada hari ke tujuh, namun jika berhalangan dapat dilakukan pada hari ke empat belas.

Jumlah hewan yang disembelih berbeda, jika bayinya perempuan maka hewan yang disembelih satu, sedangkan untuk bayi laki-laki berjumlah dua ekor.

Ibadah qurban dan aqiqah mempunyai perbedaan dan persamaan dalam pelaksanaannya.

Persamaan Ibadah Qurban dan Aqiqah

Persamaan kedua ibadah tersebut adalah:

  1. Baik qurban maupun aqiqah dilaksanakan sebagai wujud ketaatan dan ketakwaan seorang hamba kepada Allah Swt. Aktivitasnya dengan melakukan pemotongan hewan.
  2. Mempunyai ketentuan yang sama dalam syarat sahnya hewan yang akan disembelih. Yaitu berbadan sehat, tidak mengidap penyakit, gemuk, tidak cacat secara jelas, dan telah masuk umur sesuai syariah.
  3. Hukum berqurban dan aqiqah pada dasarnya sama menurut jumhur ulama, yaitu sunnah muakkad. Sunnah yang dianjurkan bagi yang mempunyai kelapangan rezeki.
  4. Dalam membagikan daging sembelihan, baik sahibul qurban maupun aqiqah yang memberikan langsung kepada yang berhak.
  5. Sahibul qurban dan aqiqah, dapat menikmati sebagian dagingnya. Kulit serta dagingnya tidak boleh diperjualbelikan, namun dapat dijadikan upah kepada pemotong hewannya.

Perbedaan Ibadah Qurban dan Aqiqah

  1. Waktu pelaksanaan qurban setelah salat Iduladha dan masih dapat dilakukan dari tanggal 11 hingga 13 Dzulhijah setiap tahunnya. Aqiqah, afdolnya dilakukan pada hari ke tujuh, hingga sebelum akil baligh.
  2. Melaksanakan qurban saat hari raya Iduladha, sedangkan aqiqah dilaksanakan saat kelahiran buah hati.
  3. Dalam sistem pembagian, daging qurban dibagikan daging dalam keadaan mentah. Aqiqah dibagikan ke penerima dalam keadaan siap santap, dengan menu tertentu.
  4. Qurban dilakukan setiap tahun, dan dianjurkan bagi yang berkemampuan dalam rezeki. Melakukan aqiqah hanya sekali dalam seumur hidup.
  5. Jumlah hewan ketika ber-aqiqah adalah beda, pada bayi laki-laki disunnahkan menyembelih dua ekor kambing jantan (gibas). Dan seekor kambing pada aqiqah bayi perempuan. Sebagian daging dapat dinikmati keluarga, sebagian lagi disedekahkan. Pelaksanaan qurban, dapat menyembelih seekor kambing atau berkelompok sekiranya hewan qurban-nya adalah unta, atau sapi.

Demikian ringkasan persamaan qurban dan aqiqah, serta perbedaan qurban dan aqiqah. Semoga kita dapat mengimplementasikan kedua ibadah tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published.